DepokSpotLight- Universitas Indonesia (UI) memberikan dukungan terhadap program Eskpedisi Patriot yang digagas Kementrian Transmigrasi (Kementrans). Dukungan itu pun disambut baik oleh Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Dia mengatakan, pihaknya sangat senang bisa berkolaborasi dengan Universitas Indonesia dalam program Ekspedisi Patriot. Pihaknya akan melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi di 154 kawasan transmigrasi. Tahun depan, Kementrans berencana membuka kampus patriot di beberapa lokasi yang sedang diteliti oleh ahli dari tim ekspedisi patriot.
“Mereka akan mengevaluasi apakah kawasan transmigrasi itu sudah on the right track atau tidak, sesuai dengan rencana kawasan transmigrasi,” katanya Gala Dinner Festival Pengmas UI 2025, Jumat (3/10/2025).
Tim Ekspedisi Patriot akan menggali potensi ekonomi, sehingga terbentuk kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi. Menurutnya, jumlah Tim Ekspedisi Patriot mencapai 2000 peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa. Mereka dikelompokkan menjadi 400 tim, beranggotakan 5 orang, terdiri dari para dosen, peneliti senior, bahkan guru besar atau profesor.
“Kemudian anggotanya itu para sarjana dan juga mahasiswa on going, ada mahasiswa S1 itu sekitar 500, mahasiswa S2 sekitar 400. Kemudian yang on going-nya, mahasiswa-mahasiswa ongoingnya sekitar 1.020 sekian,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Prof. Hamdi Moeloek mengatakan, UI mendukung penuh program Ekspedisi Patriot yang digagas Kementerian Transmigrasi (Kementrans). UI mengerahkan profesor hingga mahasiswa S1 dan S2 dalam program Ekspedisi Patriot. Hal itu sebagai bukti bahwa UI mendukung penuh program tersebut.
Ada total 57 tim yang ditempatkan di 37 lokus, dari Aceh sampai Papua. Satu tim terdiri dari lima orang, satu Ketua Tim yaitu Dosen Tetap UI, Alumni dan Mahasiswa. Total 285 civitas akademika mulai dari profesor, dosen, alumni, dan mahasiswa
“Kita dari UI mendukung penuh program ini karena ini sesuai dengan tagline kami, memang umum impact full,” katanya.
Dikatakan, Ekspedisi Patriot sebagai eksperimen lapangan yang benar-benar hidup dan berharap akan berkelanjutan. UI ingin membuktikan, kampus berdampak melalui program penelitian, riset dan inovasi lewat pengabdian masyarakat yang konkret di lapangan
“Nanti tahun depan akan dilanjutkan dengan langkah-langkah konkrit nanti akan menggandeng lagi dunia usaha, membangun komunitas, membangun peradaban baru,” pungkasnya.




















