DepokSpotLight – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tengah mematangkan rencana pembangunan halte permanen Bus Transjakarta di kawasan Exit Tol Sawangan guna menunjang layanan rute Sawangan–Lebak Bulus yang kian diminati masyarakat.
Langkah tersebut diambil setelah Pemkot Depok mencermati tingginya aktivitas penumpang di lokasi tersebut, yang selama ini harus mengantre di pinggir jalan tanpa fasilitas halte permanen maupun pelindung cuaca.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, dirinya telah meninjau langsung kondisi di lapangan dan mendapati jumlah penumpang Transjakarta cukup padat meski dilakukan di luar jam sibuk.
“Pertama, tadi saya menyaksikan sendiri, ini jam-jam yang sebetulnya bukan jam pagi, tapi banyak penumpang Transjakarta dari Depok,” ujar Supian Suri kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).
Supian menjelaskan, meskipun Pemkot Depok telah menyiapkan titik pemberangkatan di Terminal Sawangan, kenyataannya penumpang justru lebih banyak berkumpul di kawasan Exit Tol Sawangan.
“Ternyata titik kumpul penumpang lebih banyak di sini. Artinya, kita memang harus mempersiapkan fasilitas untuk mereka di lokasi ini, baik dari sisi halte maupun manuver bus,” jelasnya.
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkot Depok telah berkoordinasi dengan pengelola Tol Desari guna menata ulang area agar bus Transjakarta dapat bermanuver dengan aman.
“Saya sudah menghubungi pihak Desari dan kita dapat izin untuk segera memindahkan titik ini, minimal agar bus bisa bermanuver lebih mudah,” katanya.
Selain itu, Supian mengungkapkan bahwa pihak kepolisian juga memberikan dukungan terhadap rencana penataan kawasan tersebut.
“Alhamdulillah, Pak Kapolres mengizinkan pos polisi digeser supaya titik ini bisa menjadi lokasi halte,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Supian menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok telah berkoordinasi dengan manajemen Transjakarta untuk melakukan survei teknis pembangunan halte.
“Dishub sudah berkoordinasi dengan Transjakarta. Mereka akan melakukan survei untuk melihat kebutuhan halte yang akan dibangun di sini,” ujarnya.
Rencananya, halte tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas mesin tap portabel guna mempermudah proses pembayaran penumpang sebelum naik bus.
“Kita akan siapkan halte, termasuk mesin TOB portabelnya. Jadi penumpang tidak perlu tap di dalam bus, tapi sudah tap dari halte,” kata Supian.
Terkait desain dan ukuran halte, Supian menyebut hal tersebut masih menunggu hasil kajian dari pihak Transjakarta sesuai dengan jumlah penumpang dan ketersediaan lahan.
“Saya belum tahu apakah halte tepi jalan atau lebih besar. Pihak Transjakarta yang akan melihat jumlah penumpang dan ruang lahan yang tersedia. Kita dorong Transjakarta yang membangun,” jelasnya.
Sambil menunggu pembangunan halte permanen, Pemkot Depok juga menyiapkan opsi solusi sementara agar penumpang tetap merasa nyaman saat menunggu bus.
“Nanti kita lihat berapa lama proses pembangunannya. Kalau memang belum bisa langsung, apakah perlu tenda atau fasilitas sementara untuk berteduh, itu akan kita pertimbangkan,” ujarnya.
Supian menegaskan, penataan kawasan Exit Tol Sawangan akan dilakukan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan transportasi publik di Kota Depok.




















