DepokSpotLight – Lonjakan harga sejumlah komoditas pokok atau sembako di pasaran mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program ini menjadi langkah konkret untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga lebih terjangkau.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), kegiatan GPM kali ini dilaksanakan di Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @pemkotdepok.
Dalam kegiatan tersebut, warga tampak antusias mengantre sejak pagi.
Berbagai komoditas yang dijual antara lain beras SPHP, minyak goreng, telur ayam, hingga kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah rata-rata pasar.
Setiawati, salah satu warga yang hadir, mengaku merasakan langsung manfaat dari selisih harga yang ditawarkan.
“Lumayanlah selisih 3 ribu rupiah. Yang dibutuhkan sebetulnya telur, di luar harganya masih sekitar 32 sampai 34 ribu, tapi di sini bisa dapat 26 ribu,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari unggahan tersebut.
Hal senada disampaikan Zia, warga Rangkapan Jaya lainnya. Ia menilai program ini sangat membantu di tengah melonjaknya harga cabai dan ayam di pasaran.
Menurut Zia, meski selisih harga per item terlihat kecil, namun akan terasa signifikan jika membeli dalam jumlah besar.
Disisi lain, Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah pihak.
“Ini adalah yang kedua kali. Insya Allah kita bekerja sama dengan BI, Bapanas, dan Provinsi Jawa Barat,” jelas Dadan dalam video tersebut.
Kolaborasi ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan distribusi bahan pokok tetap terkendali di tingkat masyarakat.
Sementara itu, Lurah Rangkapan Jaya, Agus Riyan Herdina, berharap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat menjadi solusi jangka pendek dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan gejolak harga sembako di wilayahnya.
Dengan kembali digelarnya GPM, Pemerintah Kota Depok menargetkan stabilisasi harga bahan pokok sekaligus meringankan beban ekonomi warga di tengah fluktuasi harga pangan yang terjadi belakangan ini. (IYD)




















