DepokSpotLight – Situasi darurat di wilayah terdampak bencana kerap membuat pemenuhan gizi anak terganggu.
Meski kondisi serba terbatas, kebutuhan nutrisi tetap harus diperhatikan agar anak tidak mengalami penurunan imunitas maupun gangguan pertumbuhan.
Dokter Spesialis Anak Eka Hospital Depok, dr. William Grandinata Soeseno, menegaskan bahwa protein merupakan nutrisi yang harus menjadi prioritas bagi anak dalam kondisi bencana.
“Sebetulnya kalau untuk makanan-makanan yang diperlukan itu harus tinggi protein, apapun itu,” ujarnya Jumat (5/12/2025).
Ia mencontohkan bahwa makanan sederhana seperti telur sudah cukup membantu mencukupi kebutuhan protein anak.
“Yang paling simple sebetulnya telur. Telur itu direbus saja sudah cukup tinggi proteinnya,” jelasnya.
William menuturkan bahwa protein tidak boleh diabaikan karena berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh.
Selain telur, ia menyebut susu formula sebagai opsi praktis lainnya.
“Kalau dalam tahap bencana itu yang praktis dan memberikan nutrisi lengkap seperti susu formula, karena kan susu formula dibuatnya juga simple dan kandungannya cukup lengkap,” paparnya.
Selain itu, tambah William, ketersediaan air minum yang cukup juga penting untuk mencegah dehidrasi pada anak.
“Jadi mungkin telur, susu formula sama beberapa minuman-minuman. Tapi bukan yang manis, minum air (mineral) yang cukup sebetulnya,” bebernya.
Ia mengakui bahwa bantuan telur ke posko bencana sangat bermanfaat, khususnya bagi anak-anak.
“Karena telur saja sebetulnya tidak dalam bencana pun itu diperlukan. Apalagi dalam bencana ya, memang itu poin penting untuk protein,” tegasnya.
Meski demikian, William tidak mengecilkan peran karbohidrat yang tetap penting diberikan bila kondisi memungkinkan.
“Sejalan saja, bukan dihilangkan. Tapi yang lebih utama harus ada itu protein,” tuturnya.
“Kalau memang ada karbo sebagai temannya protein silahkan, kan lebih baik juga,” tutupnya.




















