DepokSpotLight – Wali Kota Depok Supian Suri mewajibkan seluruh ASN dan non-ASN menjalani program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan secara optimal, dengan aparatur yang sehat dan siap bekerja.
“Baru sekitar 50 persen pegawai yang sudah mengikuti cek kesehatan gratis. Saya minta pada 25 September mendatang semua sudah 100 persen selesai,” ucap Supian, Senin (25/8/2025).
Supian Suri menekankan bahwa kesehatan pegawai adalah modal utama dalam memberikan pelayanan publik.
“Kalau kita sehat, kita bisa melayani masyarakat dengan maksimal. Kalau pegawai sakit-sakitan, bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Program ini diselenggarakan di seluruh puskesmas dan beberapa rumah sakit di Kota Depok.
Bahkan, ASN yang tinggal di luar Depok bisa memanfaatkan puskesmas di daerah masing-masing.
Supian Suri juga meminta kepala perangkat daerah, camat, dan lurah untuk memastikan pegawainya ikut serta dalam program tersebut.
“Saya ingin semua kepala perangkat daerah, camat, dan lurah memastikan pegawainya ikut cek kesehatan. Jangan ditunda,” bebernya.
Hasil pemeriksaan kesehatan nantinya akan dihimpun oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok sebagai basis data pemantauan kesehatan pegawai.
Supian Suri menegaskan pentingnya data kesehatan pegawai sebagai bahan evaluasi pemerintah.
“Laporan resmi saya tunggu pada 25 September. Ini penting agar kita punya database kesehatan pegawai,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa program ini bersifat gratis. Tidak ada alasan bagi ASN maupun non-ASN untuk tidak ikut.
“Kalau gratis saja masih sulit, bagaimana kalau berbayar? Jadi saya minta keseriusannya,” paparnya.
Menurut Supian, menjaga kesehatan adalah bagian dari tanggung jawab ASN sebagai pelayan publik.
“Dengan tubuh yang sehat, kita bisa menjadi abdi negara sekaligus abdi masyarakat yang benar-benar hadir dan bermanfaat,” tukasnya.