DepokSpotLight– Wali Kota Depok Supian Suri melakukan penyegaran rotasi dan mutasi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Ada 136 aparatur sipil Negara (ASN) yang dilantik dan diambil sumpah jabatan di Gedung Balaikota Depok, 18 diantaranya adalah pejabat eselon II setingkat kepala dinas.
Supian mengatakan, rotasi dan mutasi dilakukan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan di tengah keterbatasan waktu dan tingginya ekspektasi masyarakat.
“Ya pasti upaya kita melakukan rotasi ini sebagai penyegaran. Yang kedua, harapan-harapan terhadap target-target yang ingin kita capai karena waktu kita sangat mepet untuk mewujudkan harapan masyarakat Kota Depok,” katanya, Kamis (15/1/2026).
Supian meyakini dengan formasi baru tersebut diharapkan program yang sudah ditetapkan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat terlayani.
“Saya meyakini insya Allah dengan formasi yang baru banyak hal yang bisa kita maksimalkan. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat yang pada jabatan sebelumnya sudah bekerja sangat maksimal, dan kini kita lakukan penyegaran untuk menjalankan jabatan-jabatan yang baru,” katanya.
Selain itu Supian juga berharap penyegaran tersebut menjadi sebuah orkestrasi yang baik di perangkat daerah untuk menjawab tantangan pembangunan Kota Depok.
“Saya dengan dukungan Forkopimda dan Pak Sekda meminta agar benar-benar membangun teamwork yang kuat dan terus melakukan evaluasi,” tegasnya.
Orkestrasi tersebut diharapkan mampu menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Misalnya, di sektor infrastruktur.
Salah satunya adalah pembebasan lahan Jalan Raya Abdul Wahab yang akan menjadi kelanjutan pembangunan Jalan Enggram dan Jalan Pemuda.
“Kita punya tanggung jawab membebaskan Jalan Raya Abdul Wahab. Setelah Enggram dan Pemuda beres, Jalan Abdul Wahab menjadi target, karena tidak cukup hanya membebaskan lahan Pemuda dan Enggram,” ungkapnya.
Kemudian, proyek pembangunan underpass Citayam juga menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan pembebasan lahan dan peran Dinas Perumahan dan Permukiman (Rumkim).
“Begitu juga dengan PUPR, banyak tugas pembangunan Jalan Enggram dan Pemuda yang menjadi tanggung jawab dinas tersebut,” lanjutnya.
Di sektor pendidikan, Supian mengingatkan pentingnya optimalisasi program wajib belajar, termasuk pendidikan anak usia dini.
“Dinas Pendidikan hari ini memiliki tanggung jawab terhadap PAUD sebagai bagian dari belajar 13 tahun. PAUD dan TKRA yang ada di Kota Depok harus kita maksimalkan,” tegasnya.
Seluruh target pembangunan tersebut, lanjut Supian Suri, akan dituangkan secara terukur dalam perjanjian kinerja masing-masing perangkat daerah.
“Target-target ini nanti akan kita turunkan dalam perjanjian kinerja, sehingga bisa kita ukur per enam bulan apakah bisa maksimal atau perlu pertimbangan lain ke depannya,” pungkasnya.




















