DepokSpotLight– Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Pemkot bertekad agar tidak ada lagi anak-anak di Kota Depok yang tidak bersekolah.
Upaya yang dilakukan adalah dengan mencanangkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) pada tahun 2025 untuk tingkat sekolah menengah pertama SMP).
Program ini mendapat apresiasi banyak pihak dan akan terus dilanjutkan. Bahkan tahun ini, Pemkot Depok berencana menambah jenjang pendidikan hingga tingkat PAUD, TK dan RA.
“Tadi saya sampaikan di forum bahwa kita tahun ini menambahkan karena pendidikan sekarang menjadi 13 tahun minimal, termasuk di dalamnya PAUD, TK, maupun RA,” kata Wali Kota Depok, Supian Suri usai membuka acara Musrenbang RKPD Kota Depok Tahun 2027, Rabu (15/4/2026).
Rencananya akan ada 33 PAUD yang ikut dalam program RSSG. Artinya, setiap kecamatan akan dari tiga PAUD RSSG.
“Kita akan membuat RSSG untuk level TK atau PAUD atau RA. Ada 33 PAUD yang insyaallah akan kita kerjasamakan. Artinya setiap kecamatan ada tiga PAUD,” ungkapnya.
Harapannya, ini juga menjadi wadah yang baik sehingga jangan sampai ada anak Depok yang tidak melalui pendidikan TK atau PAUD ataupun RA.
“Karena hari ini mereka tidak bisa masuk SD kalau tidak melalui proses pendidikan PAUD atau TK atau RA,” tukasnya.
Selain itu juga peningkatan sumber daya manusia (SDM) juga menajdi fokus pengembangan saat ini. Salah satunya dengan memperbaiki kualitas pendidikan melalui program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) sehigga tidak ada lagi warga Depok yang putus sekolah.
Dan untuk pendidikan tinggi juga, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi.
“Kita berkolaborasi dengan seluruh pihak, ada perguruan tinggi negeri di kita, perguruan swasta, sehingga menjadi wadah buat anak-anak kita belajar,” ujarnya.
Pihaknya juga berfokus pada peningkatan ekonomi lokal. Ini menjadi harapan pihaknya untuk meningkatkan pertanian skala kecil agar berkembang. Misalnya seperti tanaman hias, ikan hias yang bisa didorong menjadi skala prioritas dan menjadi nilai tambah yang besar buat Kota Depok.
“Jadi kami terus berupaya bagaimana menyiapkan aparat pemerintah, pemerintahan yang transparan, pemerintahan yang responsif, pemerintahan yang menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat,” tukasnya.
Pemkot Depok juga akan menggulirkan dana RW. Besarannya adalah Rp 300 juta/RW.
“Termasuk alokasi dana RW Rp300 juta per RW insyaallah sudah mulai berjalan di tahun ini,” tambahnya.
Sebagai informasi bahwa forum Musrenbang RKPD Kota Depok Tahun 2027 digelar sebagai forum diskusi mengenai arah kebijakan pembangunan Kota Depok tahun 2027.
Forum ini menjadi salah satu tahapan untuk menyaring apa saja yang menjadi aspirasi warga untuk diwujudkan pembangunan Kota Depok. Sektor infrastruktur, pendidikan dan ekonomi masih menjadi hal yang harus dijadikan prioritas.
“Ya, sebetulnya ini implementasi dari tahapan-tahapan yang memang menjadi harapan kita untuk mewujudkan Depok Maju. Tadi saya sampaikan, infrastruktur yang harus kita siapkan. Kita sama-sama merasakan bagaimana Depok masih dikeluhkan terkait dengan kemacetan, Depok dikeluhkan masalah-masalah sampah. Ini termasuk juga sarana-sarana pendidikan kita yang kondisinya harus diperbaiki,” pungkasnya.






















