DepokSpotLight – Kader Posyandu dan PKK di Kota Depok mendapat bantuan pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Program ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus perlindungan sosial bagi para kader yang selama ini aktif membantu pelayanan dan pembangunan di tengah masyarakat.
Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, para kader memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah di lingkungan masyarakat.
Karena itu, para kader dinilai perlu mendapatkan perlindungan kerja yang layak.
“Prinsipnya kami mengapresiasi orang-orang atau pihak-pihak termasuk kader yang menjadi bagian dari proses pembangunan di Kota Depok. Salah satu upaya apresiasi kita ada BPJS Ketenagakerjaan yang dicover untuk para kader dan dibiayai oleh Pemerintah Kota Depok,” katanya, Selasa (12/5/2026).
Dengan adanya program tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi kader saat menjalankan tugas pelayanan masyarakat, baik di bidang kesehatan, sosial, maupun pemberdayaan keluarga.
Salah satu manfaat utama dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan adalah perlindungan apabila terjadi kecelakaan kerja saat menjalankan aktivitas sebagai kader.
“Kalau terjadi kecelakaan kerja dalam proses sebagai kader dan sampai wafat maka anak-anaknya menjadi tanggungan biaya pendidikan dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Jika ada peserta yang meninggal dunia baru akan menerima manfaat setelah kepesertaan minimal selama tiga tahun.
“Kalau meninggal biasa memang harus menunggu tiga tahun masa kepesertaan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Walaupun demikian, dirinya memastikan para kader tetap memperoleh manfaat perlindungan lainnya selama terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Hal-hal lainnya tetap mendapat dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.
Supian menuturkan, program ini merupakan langkah antisipasi pemerintah terhadap risiko yang tidak diinginkan sekaligus bentuk perhatian kepada kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di wilayah.
Program pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kader Posyandu dan kader PKK mulai dilaksanakan pada tahun ini.
“Ini sudah tahun ini kita laksanakan,” pungkasnya.






















