DepokSpotLight – Wali Kota Depok Supian Suri meminta seluruh camat dan lurah lebih aktif turun ke lapangan untuk memastikan kebersihan serta ketertiban lingkungan di wilayah masing-masing tetap terjaga.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan bagi camat dan lurah di LORIN Sentul Hotel, Rabu (10/6/2026).
Menurut Supian, menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menciptakan kota yang sehat, nyaman, dan layak huni bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh camat dan lurah atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada warga.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para camat dan lurah atas kerja luar biasa dalam melayani masyarakat Kota Depok,” ujar Supian.
Meski demikian, Supian mengingatkan bahwa tugas camat dan lurah tidak hanya berkutat pada urusan administratif.
Mereka juga diminta hadir langsung di tengah masyarakat untuk memantau kondisi lingkungan.
Menurutnya, pemantauan dapat dilakukan secara rutin pada pagi hari tanpa harus mengenakan atribut kedinasan.
“Silakan gunakan pakaian santai atau olahraga, tidak harus pakaian dinas. Yang penting turun langsung memastikan kebersihan lingkungan,” jelas Supian.
Supian juga mendorong pemanfaatan seluruh sumber daya yang ada di wilayah, termasuk melibatkan unsur Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), guna mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan tertib.
Sebagai upaya meningkatkan kesadaran bersama, Pemkot Depok berencana menerapkan penilaian kebersihan antar-kelurahan secara berkala.
Hasil penilaian tersebut nantinya akan diumumkan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus mendorong setiap wilayah berlomba menciptakan lingkungan yang lebih baik.
“Nanti akan diumumkan kelurahan mana yang paling bersih dan mana yang masih perlu pembenahan. Ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” tutur Supian.
Supian menegaskan kondisi kebersihan wilayah akan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam evaluasi kinerja aparatur pemerintah.
Bahkan, ia tidak menutup kemungkinan adanya peninjauan terhadap tunjangan kinerja bagi camat maupun lurah jika wilayah yang dipimpinnya dinilai kurang terawat.
Selain itu, Pemkot Depok menetapkan hari Jumat sebagai momentum kerja bakti bagi seluruh perangkat daerah.
Melalui kebijakan tersebut, para aparatur diminta turun langsung ke lapangan untuk membersihkan lingkungan, termasuk pegawai yang menjalankan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH).
“Tidak ke kantor, tapi hadir di lapangan untuk kerja bakti. Bersihkan hal-hal yang selama ini terabaikan,” ungkap Supian.
Supian kembali mengingatkan bahwa jabatan camat dan lurah merupakan amanah yang harus dijalankan secara maksimal, termasuk bertanggung jawab terhadap kondisi lingkungan di wilayahnya.
“Kalau merasa tidak sanggup, silakan sampaikan. Banyak yang siap menggantikan. Jabatan ini adalah amanah dan konsekuensinya harus dijalankan,” ucap Supian.
Ia berharap seluruh jajaran pemerintah daerah terus menjaga semangat kolaborasi dalam mewujudkan Kota Depok yang bersih, nyaman, indah, dan semakin maju.
Di kesempatan yang sama, Kepala BKPSDM Kota Depok, Endra, menjelaskan bahwa bimtek tersebut diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan camat dan lurah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, materi yang diberikan meliputi penguatan visi dan misi pembangunan daerah, implementasi program kerja, hingga pengambilan keputusan berbasis analisis manfaat dan biaya.
“Materi yang diberikan mencakup penajaman visi dan misi, penguatan implementasi program, hingga teknik pengambilan keputusan berbasis analisis cost-benefit,” ujar Endra.
Endra berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan profesionalisme aparatur wilayah sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan semua pihak mampu menjalankan tugas secara lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tukas Endra.






















