DepokSpotLight– Oknum karyawan Bank Sinarmas cabang Pasar Anyar, Bogor diduga melakukan penipuan. Terduga pelaku adalah SPL, Relationship Manager Bank Sinarmas cabang Pasar Anyar, Bogor.
Lima orang nasabah menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan SPL. Kelima korban adalah OI, BT, MR, TJ dan NI dengan nilai kerugian sekitar Rp 8,2 miliar.
Sumber yang mengetahui dugaan penipuan itu mengatakan, SPL telah menyalahgunakan kepercayaan kelima korban. Mirisnya lagi, kelima korban telah lanjut usia (lansia).
“Menggunakan kepercayaan yang diberikan, dia memperdayai para korban untuk kepentingan pribadi,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya, Rabu (13/8/2025).
Modus yang dilakukan SPL adalah dengan menawarkan bantuan untuk menginstal aplikasi mobile banking bank Sinarmas ke perangkat para korban. Tanpa sepengetahuan korban, oknum pegawai menggunakan pengaturan yang memungkinkan dia melakukan transaksi dari rekening-rekening korban ke rekening penampung. Dengan demikian, kelima nasabah prioritas tidak menyadari uang mereka telah berpindah.
“Pada nasabah prioritas ini percaya betul dengan pelaku yang merupakan relationship manager,dan memang tugas dia untuk membantu para nasabah. Tapi kepercayaan itu ternyata dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.
Dalam aksinya, terduga pelaku juga berhasil mengetahui data-data yang seharusnya menjadi rahasia para nasabah. Misalnya, nomor kartu, nomor PIN dan jumlah saldo. Data-data itu kemudian dimanfaatkan untuk membantu aksi sang oknum pegawai bank.
Dikutip dari inilah.com, Freddy P. Sibarani, pengacara kelima nasabah, menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum, dan ketidak profesionalan pihak bank yang mencederai kepercayaan publik. Pihaknya sendiri sudah melaporkan kasus itu ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).




















