DepokSpotLight – Wali Kota Depok, Supian Suri meninjau kondisi Jembatan Jago di Kampung Benda, Kecamatan Cipayung.
Hal itu dilakukan usai adanya permasalahan banjir dan aliran air yang kerap meluap di kawasan tersebut.
Supian mengatakan, akan segera melakukan sejumlah pekerjaan sebagai upaya penanganan jangka pendek agar aliran air lebih lancar dan tidak kembali meluap ke permukiman warga maupun jalan.
“Jangka pendeknya, dalam waktu dekat barusan saya sudah minta untuk ngeruk kali biar airnya lancar,” katanya, Minggu (10/5/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui dinas terkait telah menurunkan alat berat untuk pengerukan saluran.
“Tadi sudah saya minta, jam 2 alat sudah datang,” tambahnya.
Selain pengerukan kali, akan dilakukan juga penebangan pohon yang berada di aliran air. Hal ini dinilai menghambat aliran air menuju kolong jembatan.
“Saya minta tolong pohon ini ditebang, karena saya lihat memang juga menghalangi jalur air. Biar dikeruk, biar lebih leluasa air masuk ke kolong jembatan,” tukasnya.
Supian meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Depok untuk segera melakukan peninggian Jembatan Jago pada tahun ini agar aliran air tidak lagi tersendat saat debit meningkat.
“Saya juga minta tolong tahun ini juga kudu diberesin jembatannya dinaikin, ditinggiin, biar kalau air masuk ke kolong jembatan nggak kenyundul,” ucapnya.
Ditargetkan proyek peninggian jembatan dapat selesai pada akhir tahun 2026 dengan estimasi kenaikan sekitar dua meter.
“InsyaAllah akhir tahun beres, jembatan sudah tinggian. Minimal naiknya dua meter. Itu yang menjadi ikhtiar kita, upaya kita,” tuturnya.
Meski seluruh proses membutuhkan waktu, dirinya memastikan pemerintah berkomitmen untuk menjawab harapan masyarakat, khususnya warga Kampung Benda dan Pasir Putih.
“Pastinya ini juga masih membutuhkan kesabaran kita semua karena semuanya berproses, nggak bisa langsung selesai. Tapi sekali lagi saya berkomitmen untuk menjawab harapan-harapan warga khususnya Kampung Benda, termasuk juga Pasir Putih,” pungkasnya.











